Perayaan Natal Dijaga Ketat TNI-Polri

Sabtu, 26 Desember 2009


*Salah Satunya di Gereja Methodist

LUBUKLINGGAU-Seluruh jemaat Kristiani di dunia merayakan Natal yang jatuh pada Jumat (25/12). Tak terkecuali di Lubuklinggau. Khusus di Gereja Methodist Indonesia ‘Anugerah’ Lubuklinggau misa berlangsung khidmat meski hujan turun cukup lebat. Perayaaan Natal di gereja tersebut dipimpin pendeta Dwi Widodo dan mendapat penjagaan cukup ketat dari TNI dan Polres Lubuklinggau.
Panitia perayaan Natal, Ayub kepada Linggau Pos mengatakan, perayaan Natal kali ini bertema ’Ya tah kasihnya’ yang berarti kasih dari Tuhan. “Tadi malam (malam Misa), kami juga berdoa bersama-sama untuk menyambut Natal dengan khidmat. Meskipun hujan terus menerus hingga pukul 01.00 WIB, tapi jemaat tetap datang ke gereja,” kata Danramil Lubuklinggau itu.
Sekitar 100 orang jemaat yang hadir, lanjut dia, mereka dari semua golongan baik pejabat maupun masyarakat biasa. “Kami memberikan santunan berupa bingkisan sembako kepada jemaat yang tidak mampu,” ujarnya.
Pasca perayaan Natal, tambah Ayub, pihaknya berharap kerukunan beragama tetap terjalin dan jangan mudah terprovokasi yang menyebabkan perpecahan. “Kalau harapan saya, ya, lebih mendekatkan diri kepada Tuhan dan supaya dapat berbuat baik kepada sesama manusia,” imbuhnya.
Hal sama diungkapkan Cece, warga Kelurahan Watervang yang ikut merayakan Natal. Dia berharap perayaan Natal tahun ini mendapatkan berkah dari Tuhan supaya lebih baik dalam menjalani kehidupan. “Saya berharap diberikan rezeki yang lancar dan kesehatan,” ucapnya.
Sementara itu, Pendeta Gereja Methodist Indonesia ‘Anugerah’ Lubuklinggau, Dwi Widodo menyampaikan kebaikan Allah menjadi motivasi bagi umatnya untuk semakin mengasihi dan melayalani Tuhan dan sesamanya.
“Kitab Mazmur yang kita baca ini adalah nyanyian pujian pemazmur yaitu Daud. Dan diayatnya yang kesembilan adalah salah satu alasan mengapa Daud memuja Tuhan,” terangnya.
Lanjutnya, merayakan Natal sebagai penerimaan kedatangan Yesus Juru selamat haruslah juga menjadi awal perubahan sikap dan tindakan untuk sesuatu yang lebih baik. Kedatangan Yesus bagi semua orang melalui karya-Nya. Dahulu dipersiapkan oleh Yohanes Pembaptis dengan memaklumkan perubahan sikap dan tekad baik melalui wartaannya maupun kehidupnya sendiri. “Melalui pesan Natal ini, kami mengajak seluruh umah Kristiani supaya senantiasa menyadari kebaikan Tuhan, dengan demikian menyadari pemanggilan dan putusannya untuk berbuat baik kepada sesama,” tuturnya.
Jemaat juga diminta proaktif menyukseskan program pemerintah dalam pembangunan manusia seutuhnya. Tidak itu saja, umat Kristiani harus bisa menjaga keharmonisan hubungan manusia dengan manusia. “Mari Kita berdoa bagi pemerintah yang baru agar dapat menjalankan tugas dengan baik,” pungkasnya.(10)


    ShoutMix chat widget