Foto Leo Mura/Linggau Pos
Fose bersama : Kepala SMA Yadika Manahan Manik foto bersama guru dan siswa Jalur prestasi di STTN Bantan Yogyakarta.









Juli Yandika Lulus STTN Bantan Yogyakarta

Keberhasilan diraih alumni perdana SMA Yadika Lubuklinggau diterima ke perguruan tinggi melalui jalur prestasi di Sekolah Tinggi Teknik Nuklir (STTN) Batan Yogyakarta. Prestasi ini memang membanggakan bagi Juli Yandika (17). Bagaimana ceritanya?

Leo Mura, Lubuklinggau
KELAHIRAN Lubuklinggau, 25 Juli 1992 mengaku bangga setelah mendengar kabar dirinya masuk nominasi pada jalur prestasi di STTN Bantan Yogyakarta. "Peserta yang mengikuti pada penerimaan itu berjumlah ribuan pelajar se-Indonesia, sedangkan yang diambil dari 1000 peserta tersebut hanya 12 orang peserta, dan saya salah satunya," kata Juli Yandika, ketika di temui wartawan koran di Laboratorium MIPA SMA Yadika Lubuklinggau, Senin (25/5).
Mengawali ceritanya, ketika dia masuk SMA Negeri yang ada di Kota Lubuklinggau selalu mengalami kegagalan. "Saya merasa terpukul dengan kegagalan tersebut, dan akhirnya saya memilih untuk melanjutkan pendidikan di SMA Yadika Lubuklinggau," ungkap buah hati pasangan Amiruddin dan Harmawati.
Menurut Juli Yandika, memang keberhasilan seseorang itu tergantung dengan ketekunan dan keuletan. Hal itu dialami Juli Yandika siswa SMA Yadika, saat menimba ilmu di SMA Yadika Jurusan IPA I. "Keikut sertaan saya mengikuti tes jalur prestasi awalnya iseng-iseng saja, sebab setelah mendengar pengumuman kelulusan saya selalu browsing (Berselancar) di internet untuk mencari informasi. Alhamdulillah, setelah saya mengikuti seleksi administrasi, akhirnya saya diterima di STTN Banta Yokyakarta melalui jalur prestasi di jurusan Teknik Fisiska Nuklir pada program study Elektronika Instrumentasi," tutur alumni SMP Negeri 3 Lubuklinggau itu.
Lalu pada Jumat (18/6), cowok yang gemar renang akan mengikuti tes kesehatan pada STTN Banta Yogyakarta. "Sebab tes kesehatan itu memang dilaksanakan pada tahapan proses penerimaan terakhir. Saya mengucapkan terima kasih kepada kepala sekolah, dewan guru, orang tua dan teman-teman yang selalu memberi motivasi kepada saya," katanya.
Yaspin Yolanda, selaku guru pembimbing sekaligus wali kelas Juli Yandika, menjelaskan kalau Juli merupakan siswa berprestasi di SMA Yadikan Lubuklinggau sejak duduk di kelas X hingga XII. Adapun prestasi yang telah diraih Juli Yandika, yakni juara II Olimpioade Sains pada mata pelajaran Fisika tingkat Kota Lubuklinggau.
"Kami berharap kedepan alumni SMA Yadikan Lubuklinggau semua dapat mengikuti tes Perguruan Tinggi melalui jalur prestasi. Kita telah mengupayakan membuat kelas khusus dan tenaga pegajar yang khusus. Sehingga bagi guru yang berprestasi dan siswa berprestasi akan mendapatkan rewad," jelas Yaspin Yolanda.(*)


    ShoutMix chat widget