
* Soal Pasangan Terserah Partai
MUSI RAWAS–Jhon Murasia resmi mencalonkan diri sebagai bakal calon (Balon) Wakil Bupati Musi Rawas (Mura), setelah Senin (1/3) malam lalu, mengembalikan berkas fomulir pendaftaran Wakil Bupati Mura di Sekretariat DPD PDI Perjungan Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel).
Niat putra ketiga dari lima bersaudara dari H Asnawi Anang dengan Hj Zaimurni, sudah bulat untuk maju di bursa Pemilihan Umum (Pemilu) Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Kabupaten Mura, yang akan dilaksanakan 5 Juni 2010 mendatang. Kesiapannya itu atas dasar banyaknya dukungan dari berbagai lapisan masyarakat.
Artinya, keberanian Direktur PT Mardec Musi Lestari di Tanjung Api-Api Palembang dan Dewan Komisaris PT Nibung Artha Mulia (NAM) bukan untuk mencari popularitas, melainkan merasa terpanggil untuk membangun Kabupaten Mura lima tahun kedepan.
“Mayoritas penduduk Mura adalah petani, maka pencalonan saya sebagai Wakil Bupati Mura semata-mata ingin meningkatkan kesejahteraan rakyat, khususnya petani melalui pertanian dan perkebunan,” jelasnya.
Menurut putra kelahiran Bingin Teluk, 13 Juni 1975 ini disamping memang punya niat untuk membangun Mura, dia berani mencalonkan diri dan siap bersaing dengan calon lainnya. Karena mendapat dukungan dari beberapa daerah, yaitu masyarakat Kecamatan Rawas Ilir, Nibung, dan Karangdapo, Rawas ulu serta Ulu Rawas. “Artinya disamping saya punya konsep dan komitmen, juga mendapat dukungan dari masyarakat beberapa daerah tersebut,” kata Jhon Murasia.
Menurut suami dari Henny Kartika, untuk mensejaterahkan masyarakat juga harus didukung oleh infrastruktur dasar, mulai dari jalan dan jembatan, sampai pada listrik dan air. Serta pemanfaatan sumber daya yang ada, baik Sumber Daya Alam (SDA) dan Sumber Daya Manusia (SDM). Dengan didukung oleh sarana transporttasi, maka hasil pertanian dan perkebunan dapat diangkut dan dijual ke luar daerah.
Dijelaskan Jhon Murasia, niatnya ini mendapat respon dari PDI Perjuangan, dan soal siapa nanti bupatinya atau berkoalisi dengan partai apa, sepenuhnya diserahkan dengan partai pengusung. “Saya siap berdampingan dengan calon bupati siapa saja dan dari partai apa saja, itu kewenangan partai pengusung. Tetapi niat baik dan keikhlasan untuk berbuat demi kemajuan Mura tidak terlepas dari dukungan masyarakat,” tegasnya.(18)





0 komentar