.+FT+BUDI.jpg)
LUBUKLINGGAU-Seorang tokoh pendidikan, yakni HM Zazili Taha ternyata tertarik mengambil formulir pendaftaran sebagai wakil bupati pada Pemilihan Umum (Pemilu) Bupati dan Wakil Bupati Musi Rawas (Mura). Dia mendaftarkan diri sebagai kandidat wakil bupati di DPC Partai Bintang Reformasi (PBR) Kabupaten Mura, Sabtu (13/2) sekitar pukul 11.30 WIB.
Mantan kepala MTs Negeri Lesung Batu ini didampingi rekannya datang langsung ke Sekretariat PBD, dan diterima Ketua Panitia Penjaringan Balon Bupati dan Wabup, Yon Sobri yang menyambut baik niat tulus Zazili untuk maju pada Pemilukada tersebut.
Kepada koran ini Zazili Taha menjelaskan, tujuan dia mendaftarkan diri sebagai balon Wabup tak lain ingin melanjutkan program mantan Bupati H Nang Ali Solichin, yaitu selain ada sekolah umum di Mura, mesti ditambah lagi dengan Mandrasah Diniyah. Dengan alasan sekolah ini memiliki kelebihan dibandingkan sekolah umum. “Di Madrasah Diniyah ini memiliki kelebihan dapat membina ahlakul karimah para siswanya, dan besar harapan saya nantinya sekolah itu dapat ada di setiap desa di Mura. Saya juga mencalonkan diri menjadi Wabup tak lain sesudah ini ingin melanjutkan program Bupati Mura, yaitu Mura Darussalam yang berarti di sini kami ingin memajukan masyarakat Mura melalui bidang pendidikan,” ungkap pria asli Maur yang memiliki basic dari Muratara ini. Suami Hj Rowani mengaku memiliki keluarga besar yang cukup banyak dari sana, sehingga peluang suara pada Pemilukada nanti bisa didulang dari Mutatara. Namun, alumnus STAIS Lubuklinggau ini tidak mau menyebutkan berapa banyak prediksi suara bisa dijaring nantinya.
Kiprah Zazili Taha dibidang pendidikan tak diragukan lagi, ia memikiki Yayasan Darussalam yang sudah mendirikan sekolah di sejumlah tempat. Misalnya, Madrasah Aliyah Darussalam di Lesung Batu Rawas Ulu, lalu Madrasah Aliyah Darussalam Nibung, Madrasah Ibtidaiyah Darussalam Lubuklinggau, Madrasah Ibtidaiyah Nurul Azhar Desa Maur, Kecamatan Muara Rupit.
Alasan Zazili Taha mendaftarkan diri di PBR karena ada unsur kedekatan dengan partai tersebut.”Saya dengan PBR memiliki hubungan yang dekat, meski saya tidak tertulis namun kerap dijadikan penasihat di parpol ini,” paparnya.
Hal ini juga dibenarkan Yon Sobri. Ia menjelaskan sosok Zazili Taha memang dekat dengan PBR, karena saat kegiatan parpol ini, Zazili selalu diminta menjadi penasihat. “Ia memang sosok yang familiar dengan PBR,” ucapnya.
Sedangkan Ketua DPC PBR Kabupaten Mura, Dedi Irawan menilai, Zazili Taha merupakan orang yang berkecimpung di dunia pendidikan sehingga keikutsertaannya pada Pemilukada memiliki nilai plus tersendiri. “Ia dikenal sebagai tokoh pendidikan di Mura, dan tak salah jika ia juga berniat maju pada Pemilukada untuk merealisasikan cita-citanya memajukan dunia pendidikan di sini,” tambah Dedi.(06)





0 komentar