*Disebabkan Persiapan Kurang Maksimal
MUSI RAWAS-Batalnya pelaksanaan konfrensi cabang (Konfercab) PDI Perjuangan Kabupaten Musi Rawas (Mura) masih menimbulkan tanda tanya. Sebab konfercab merupakan agenda untuk mengesahkan hasil dari rapat PAC, namun utusan DPP PDI Perjuangan Dudhie Makmun Murod, Darmadi Djufri dan Gantada yang hadir saat itu terkesan diam, hingga konfercab batal dilaksanakan.
Usut punya usut agenda bergensi ditingkat DPC tersebut batal karena ada deal-deal politik. Bukan hanya suksesi menetapkan Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Mura, namun masalah Pemilihan Umum (Pemilu) Bupati dan Wakil Bupati Mura jadi pertimbangan dedengkot partai berlambang benteng moncong putih ini.
Koordinator Wilayah (Koorwil) PDI Perjuangan Mura-Lubuklinggau Darmadi Djufri kepada koran ini, Kamis (4/2) mengatakan, sampai dengan hari ini (kemarin, red) belum ada informasi dari DPP PDI Perjuangan seputar konfercab PDI Perjuangan Kabupaten Mura. “Kami masih menunggu tindak lanjut dari DPP, bagaimana follow up dari DPP kita tunggu, karena yang berwenang penuh adalah DPP,” tegasnya.
Namun Darmadi menampik kalau batalnya pelaksanaan konfercab murni kesalahan DPP PDI Perjuangan, tetapi Darmadi menjelaskan pelaksanaan konfercab batal dikarenakan persiapan yang dilakukan kurang maksimal.
“Kalau batal karena DPP harus mengklarifikasi peserta utusan PAC dan hal ini membutuhkan kecermatan dan ketelitian tinggi. Sehingga keputusan yang diambil tidak salah. Bisa tidaknya dilaksanakan konfercab ulang itu tergantung dengan keputusan DPP, namun kembali saya tegaskan tidak terlaksananya konfercab bukan karena ada deal-deal politik,” tambahnya.
Namun Darmadi mengakui kalau batalnya konfercab bukan karena masalah deal siapa kandidat yang akan menduduki jabatan ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Mura. “Memang ada deal tetapi bukan hanya masalah ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Mura, tetapi ada hal lebih penting harus dipikirkan, yakni suksesi Pemilu Bupati dan Wakil Bupati Mura 2010,” jelasnya.
Hanya saja Darmadi menjelaskan kalau batalnya konfercab murni bukan campur tangan orang lain, apalagi sampai ada tudingan kader Golkar ikut campur tangan. “Isu kalau RM ikut campur sama sekali tidak benar, ini murni masalah intern PDI Perjuangan, dan yang bermain di PDI Perjuangan tentu kader dan orang-orang PDI Perjuangan sendiri,” jelas Darmadi.
Dihubungi melalui ponselnya Darmadi menjelaskan, sesuai dengan SK Nomor 435 maka kandidat yang dapat dukungan lebih dari 50 persen dari hasil rapat PAC dinyatakan menang dan akan ditetapkan dalam konfercab. Tetapi untuk konfercab di Kabupaten Mura ada hal-hal harus didahulukan, sehingga konfercab batal terlaksana.
“Kami memberi kesempatan pada dua kandidat baik Sonni Rahmad Widodo dan Ratnawati Ibnu Amin untuk sama-sama menyusun struktur dan komposisi di DPC PDI Perjuangan, makanya konfercab batal terlaksana. Tetapi sekali lagi saya tegaskan hal ini tidak ada kaitan dengan kader lain yang diinformasikan ikut obok-obok PDI Perjuangan,” kata Darmadi.
Sementara Ketua panitia pelaksana, Darmadi menjelaskan, belum bisa berkomentar lebih jauh soal batalnya pelaksanaan konfercab, karena belum menerima informasi dari DPP PDI Perjuangan.
“Saya belum dapat informasi lebih jauh dari DPP, jadi saya belum bisa berkomentar banyak,” pungkasnya. (07)





0 komentar