Nawawi, Camat Terbaik III Tingkat Kabupaten Mura 2009
Keberhasilan dalam meningkatkan kemajuan serta kesejahteraan masyarakat di wilayah kerjanya, menjadi pertimbangan Pemkab Musi Rawas memberikan apresiasi yang tinggi kepada pemimpin di daerah tersebut. Salah satunya, Camat BTS Ulu, Nawawi. Atas keberhasilannya mengemban tugas pemerintahan, dia terpilih menjadi camat terbaik ketiga tingkat Kabupaten Musi Rawas 2009.
Irhandi Kasmara
Penghargaan camat terbaik yang diselenggarakan Pemkab Musi Rawas dalam setiap tahunnya, mensejajarkan Camat BTS Ulu Nawawi dengan camat terbaik lainnya.
Namun keberhasilan yang diraihnya itu, bukan tanpa perjuangan. Banyak pengalaman pahit dan getir dilaluinya dalam memimpin Kecamatan BTS Ulu sejak dilantik pada 2007 lalu.
“Pembinaan yang dilakukan dengan membangun komunikasi kepada masyarakat agaknya mampu mendongkrak kesadaran warga untuk lebih peduli dan ikut serta dalam pembangunan dengan melaksanakan program yang dicanangkan Pemkab Musi Rawas,” kata pria yang memulai karirnya di Departemen Kehakiman RI ini.
Menurut Nawawi, memang butuh proses dan waktu cukup panjang untuk memberikan pemahaman betapa pentingnya kebersamaan dalam upaya meningkatkan kesejahteran masyarakat dengan mensinkronisasikan pembangunan yang dicanangkan pemerintah.
Diceritakan kakek seorang cucu ini, belakangan rasa kebersamaan di masyarakat BTS Ulu sebenarnya sudah terlihat. Namun, hanya ditunjukkan bila ada masalah dengan pihak perusahaan yakni menggelar aksi demo.
Melalui komunikasi dengan berbagai unsur, mulai dari pemuka masyarakat, tokoh adat, aparatur desa serta unsur tripika, akhirnya segala persoalan bisa diselesaikan secara musyawarah dan kedua belah pihak sama-sama menerima keputusan yang diambil.
Ayah lima orang anak kelahiran Desa Sungai Naik Kecamatan BTS Ulu ini merasa bersyukur karena dirinya dapat dipercaya memimpin dan membangun tanah kelahirannya. Untuk itu, dirinya berkomitmen dalam setiap pembangunan yang dilaksanakan pemerintah, tetap melibatkan masyarakat sekitar sehingga kesejahteraan mereka semakin meningkat.
“Alhamdulillah, saat ini hampir seluruh desa di Kecamatan BTS Ulu sudah dapat dilalui kendaraan serta sudah menikmati fasilitas penerangan listrik,” ucap suami Yulimah ini sembari menuturkan perjuangan untuk meningkatkan kemakmuran masyarakat BTS Ulu sesuai dengan motto yang ditanamkan, yakni Aman Sejahtera dan Agamais (ASA) masih cukup panjang.
Guna mewujudkan motto tersebut, saat ini sudah mulai berjalan. Diharapkan pada tahun-tahun mendatang bisa terwujud seiring dengan keberhasilan Kabupaten Musi Rawas melaksanakan Program Mura Darussalam.(*)





0 komentar