.jpeg)
MUSI RAWAS-Selasa (26/1), Idil Wahyudin Noor resmi mengambil formulir pendaftaran sebagai bakal calon (Balon) Bupati Musi Rawas (Mura) di DPD PAN Kabupaten Mura. Dengan mengendarai mobil Land Cruisser, tiba di Sekretariat DPD PAN Kabupaten Mura yang beralamat di Jalan Yos Sudarso kompleks RM Triarga Kelurahan Marga Mulya Kecamatan Lubuklinggau Selatan II, tepat pukul 13.05 WIB.
Kedatangan Idil dengan iring-iringan enam kendaraan pribadi, dan didampingi 20 Kepala Desa (Kades)itu disambut Ketua DPD PAN Kabupaten Mura, A Bastarie didampingi ketua tim penjaringan, Gabriel H Fuady. “Sebagai calon kandidat tentu saya harus mempersiapkan diri. Dan hari ini (kemarin,red), saya datang ke posko penjaringan untuk mengambil formulir calon Bupati Mura,” tegas Idil.
Lantas program apa akan dibawa Idil bila dirinya lulus seleksi di PAN dan ditetapkan sebagai calon? Idil menegaskan, kalau selama ini dirinya sudah berkecimpung di politik. “Bupati yang saat ini sudah baik namun Kabupaten Mura perlu upaya percepatan pembangunan. Intinya saya ingin mewujudkan kemakmuran bagi rakyat bertumpu pada nilai-nilai kearifan lokal. Sehingga akselerasi pembangunan bisa berjalan maksimal,” tegasnya.
Mantan anggota DPRD Kabupaten Mura ini yakin kalau penjaringan calon dilakukan DPD PAN dilakukan sesuai mekanisme dan transparan. Untuk itu dirinya berharap PAN bijak dalam menentukan kandidat mana akan diusung.
“Saya anggota Nahdatul Ulama (NU), maka saya didukung NU, Ketua Dewan Masjid Kabupaten Mura, Jamiluddin, dan lebih kurang 20 kades di Kecamatan Rupit, Karang Dapo, dan Muara Lakitan. Dan tentunya juga dukungan masarakat yang membuat saya berkeinginan mencalonkan diri. Mudah-mudahan saja niat baik saya mendapat dukungan penuh dari masyarakat Kabupaten Mura,” harapnya.
Namun, Idil memastikan kalau dirinya tidak hanya akan mengambil formulir pendaftaran di PAN saja, tetapi juga di partai lain yang sudah melakukan penjaringan. “Untuk wakil saya nanti bila saya lulus penjaringan sepenuhnya saya beri peluang bagi partai menentukan siapa akan mendampingi saya. Karena saya yakin partai lebih jeli dalam memasangkan kandidat yang akan diusungnya. Dan iklim demokrasi semacam ini memang harus ditumbuhkan,” tegasnya.
Sementara Ketua DPD PAN Kabupaten Mura, A Bastarie mengatakan, dalam tahapan penjaringan, PAN membuka peluang seluas-luasnya pada masyarakat maupun kader PAN yang ingin mencalonkan diri. “Hasil dari penjaringan akan kami ambil dua nama untuk digodok di DPD PAN Kabupaten Mura,” tambahnya.
Hal senada juga ditambahkan Ketua Tim penjaringan, Gabriel H Fuady yang menjelaskan, proses seleksi akan dilakukan tim penjaringan terhadap calon kandidat yang mendaftarkan diri. Sementara mantan Ketua MUI Kota Lubuklinggau, Hasan Basri yang ikut hadir menjelaskan kalau Idil Wahyudin Noor merupakan sosok yang pas untuk memimpin Mura lima tahun kedepan.
“Saya mendukung Idil untuk mencalonkan diri. Sebab selain nasionalis, Idil kita kenal sebagai sosok yang religius dan sangat cocok untuk memimpin Kabupaten Mura lima tahun kedepan,” pungkasnya.
Sekedar mengingatkan, sampai hari keempat penjaringan dilaksanakan DPD PAN Kabupaten Mura, sudah tiga calon kandidat mengambil formulir. Antara lain Sudirman Masuli, Akmal Mustopa, dan Idil Wahyudin Noor. (07)





0 komentar