Image Hosting
Image Hosting

Bumi Perkemahan Pramuka Terbengkalai

Selasa, 26 Januari 2010

MUSI RAWAS- Bumi Perkemahan Pramuka di Kelurahan Terawas, Kecamatan STL Ulu Terawas, di atas lahan 5 hektar sekarang terbengkalai. Satu unit bangunan kantor di sana sekarang memprihatinkan karena seng bangunan dicuri oknum tak dikenal.
Keadaan ini sudah berlangsung hampir satu tahun terakhir, karena Bumi Perkemahan ini terakhir dimanfaatkan untuk perkemahan Pramuka pada 2008 lalu. Sementara 2009, tidak ada aktivitas di Bumi Perkemahan Pramuka yang berdiri sejak 2003 lalu. “Memang kami akui di Bumi Perkemahan Pramuka di Kelurahan Terawas, tidak ada penjaganya. Sehingga seng bangunan pusat administrasi berada di dalam kompleks perkemahan, dicuri orang sejak beberapa bulan lalu. Padahal ruangan itu sebelumnya dipakai sebagai tempat rapat jika ada perkemahan berlangsung di sana,” kata Ketua Harian Gerakan Pramuka Mura, H M Isa Sigit pada koran ini, Senin (25/1).
Pihaknya menyayangkan sekali ulah oknum yang mengambil aset pemerintah tersebut. “Yang jelas Bumi Perkemahan itu tidak ada aktivitas sama sekali, karena memang tidak ditunggu penjaga,” ujar Isa Sigit yang tahu pencurian seng setelah datang ke lokasi, beberapa hari lalu.
Lebih lanjut mantan Kadinsos Mura ini meneruskan, perkemahan Pramuka terakhir dilaksanakan 2008 lalu, dan 2009 tidak ada perkemahaan dengan sejumlah pertimbangan. “Saya mendapatkan laporan dari pengurus Pramuka jika ada kegiatan di Bumi Perkemahan maka terjadi hal tidak diinginkan, misalnya, anak-anak kesurupan saat melaksanakan perkemahaan 2008 lalu. Lebih kurang 100 anak kesurupan hingga rencana melakukan kemah di Bumi Perkemahaan, hingga saat ini tidak dapat terlaksana lagi,” kata Isa Sigit juga menambahkan, belum lagi ada kejadian tidak diinginkan apabila perkemahan tetap berlangsung di sana.
“Dari laporan yang kami terima, kejadian itu akan dialami anak-anak yang melakukan perkemahan, misalnya, kecelakaan lalu lintas. Kami tidak tahu apa yang menyebabkan demikian hingga bisa terjadi seperti hal tersebut,” papar Isa Sigit.
Agar kejadian semacam itu tidak terulang terus, maka kegiatan Pramuka terpaksa dialihkan ke kecamatan saja, bukan di Bumi Perkemahan Pramuka.
Untuk diketahui, pembangunan Bumi Perkemahan Pramuka ini berasal dari dana APBD tahun 2003, dengan tanah statusnya milik Pemkab Mura. Hingga 2009 lalu, tidak ada aktivitas Pramuka baik itu perkemahan atau lainnya berlangsung di sana.
Isa Sigit menyebutkan saat ini Bumi Perkemahan itu belum dapat dimanfaatkan kembali seperti sebelumnya, karena pertimbangan yang sudah ia sebutkan tadi. “Bumi Perkemahan itu hingga tahun ini belum dapat dimanfaatkan lagi untuk berkemah,” tambahnya. (06)

Image and video hosting by TinyPic

    ShoutMix chat widget