Image Hosting
Image Hosting

28 Sekolah Terkoneksi Jardiknas

Selasa, 05 Januari 2010


LUBUKLINGGAU-Saat ini berbagai institusi di tanah air, tak terkecuali di Kota Lubuklinggau sedang gencar-gencarnya mengembangkan implementasi teknologi informasi dan komunikasi yang biasa dikenal dengan ICT.
Dengan semakin cepat berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi maka semakin cepat pula pengetahuan dan teknologi yang dimiliki. Untuk mengimbanginya harus selalu dilakukan updating dan upgrading pada beberapa sisi, mulai dari managemen, human resources, sistem kerja organisisasi, sarana dan prasarana pendukung, pendanaan, dan hal-hal lain yang berkaitan erat dengannya.
Untuk itulah, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Lubuklinggau berupaya menjadikan seluruh sekolah di Kota Lubuklinggau berbasis ICT dengan mengkoneksi Jaringan Pendidikan Nasional (Jardiknas) di setiap sekolah. Dan saat ini terdapat 28 sekolah yang ada di Kota Lubuklinggau terkoneksi Jardiknas.
“ICT sebagai salah satu bagian dari sistem informasi. ICT hanyalah sebagai landasan infrastruktur teknologi yang  meliputi hardware, software dan jaringan komunikasi untuk mengambil, mengumpulkan, memproses, dan memberikan output berbentuk content digital. Lebih lanjutnya informasi tersebut didesiminasikan melalui jaringan transmisi data dengan menggunakan berbagai macam jenis peralatan komunikasi (jaringan komputer) baik untuk kebutuhan internal (Intranet) maupun untuk kebutuhan publikasi umum (Internet),” jelas Kepala Seksi (Kasi) Data dan Informasi Disdik Kota Lubuklinggau, Niryol Neldi, kepada wartawan koran ini, di ruang kerjanya, Senin (4/1).
Ditambahkannya, untuk menerapkan sistem informasi selain membutuhkan dukungan ICT tentunya juga membutuhkan Isi (Content), Prosedur (Procedure), dan Peranan SDM (Role) yang semuanya akan menuju satu kesatuan dari kebutuhan yang diharapkan intitusi. Tanpa adanya proses informasi yang efektif maka institusi tersebut tidak akan dapat mengendalikan lingkungan sekitarnya.
Meskipun belum seluruh sekolah terkoneksi Jardiknas, namun Disdik tengah berupaya mengkoneksi seluruh sekolah sebagai upaya menjadikan sekolah yang berbasis ICT. “Apabila seluruh sekolah telah berbasis ICT, maka dengan mudah mereka bisa mendapatkan informasi yang datang baik dari luar maupun dalam guna meningkatkan mutu pendidikan di Kota Lubuklinggau,” lanjutnya.
Dan bagi sekolah yang belum mendapatkan jaringan, Niryol mengharapkan, supaya dapat bersabar karena semua sekolah tengah diusahakan pemasangannya. Sebab, untuk mengkoneksikan jaringan dibutuhkan beberapa proses. Antara lain, harus dilakukan survei terhadap seluruh sekolah yang mengajukan pemasangan.
“Kami harus melihat kemampuan dari sekolah yang bersangkutan layak atau tidak, setelah dinyatakan layak barulah bisa dipasang Jardiknas,” pungkasnya.(05)

Image and video hosting by TinyPic

    ShoutMix chat widget