Ditikam Delapan Kali, ABG Tewas

Senin, 28 Desember 2009


*Setelah Pulang dari Pesta

EMPAT LAWANG–Tragis dialami Joni Iskandar (13), seorang Anak Baru Gede (ABG) asal Kelurahan Jayaloka, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Empat Lawang.
Korban tewas di Tempat Kejadian Perkara (TKP) dengan kondisi menderita delapan luka tusuk, tiga tusukan di punggung, lima tusukan di kepala depan dan belakang.
Peristiwa itu terjadi Sabtu (26/12) malam sekitar pukul 23.00 WIB, di dekat Rutan Tebing Tinggi. Diketahui tersangka bernama Bgs (15), warga Desa Kupang dan Rik (14), warga Sungai Lidi.
Informasi dihimpun menyebutkan, malam itu korban bersama pacarnya menonton pesta di kawasan stasiun Tebing Tinggi. Tidak lama kemudian kedua pelaku Bgs dan Rik memanggil korban, namun tidak begitu dihiraukan korban bahkan setelah puas nonton langsung mengajak pacarnya pulang.
Melalui jalan pintas menuju kearah rutan Tebing Tinggi, diperjalanan tepatnya di dekat Rutan Tebing Tinggi, korban yang tidak tahu kalau dirinya diikuti dua tersangka tetap jalan bersama pacarnya. Setelah korban dan pacarnya menuruni tangga di dekat Rutan Tebing Tinggi, tersangka Rik memanggil korban, mendengar panggilan tersangka Rik, korban kembali keatas bermaksud mendekat pacar korban tetap dibawah.
Diluar dugaan korban yang datang langsung ditodong pelaku Bgs dengan pisau, kemudian memaksa menyerahkan Hp Nokia tipe 1600 miliknya. Korban malah melawan dan berusaha merebut pisau, tapi sayang korban kalah tenaga sehingga langsung ditikam kedua pelaku berkali-kali. Melihat korban tidak berdaya dan bersimbah darah, kedua tersangka kemudian melarikan diri.
Sementara pacar korban yang curiga langsung mendatangi korban, betapa terkejut melihat korban bersimbah darah. Sehingga berteriak minta tolong. Tapi sayang nyawa korban tidak tertolong lagi karena diduga kehabisan darah.
Mendapat laporan kejadian tersebut pihak kepolisian Tebing Tinggi mendatangi TKP dan melakukan olah TKP, petugas yang telah mengantongi nama kedua tersangka langsung melakukan pengejaran.
Dibawah pimpinan Kasat Reskrim Polres Lahat dan anggota Polsek Tebing Tinggi, petugas sekitar pukul 01.00 WIB, Minggu dini hari berhasil menangkap Bgs dan Rik dikediaman masing-masing. Dihadapan petugas kedua tersangka menyesali perbuatan dan menyatakan mencuri Hp untuk dijual guna memenuhi kebutuhan sehari-hari. ”Kami cuma untuk membeli makanan Pak,” kata kedua pelaku.
Saat dikonfirmasi Kapolres Lahat, AKBP Iwan Yusuf C melalui Kapolsek Tebing Tinggi, AKP Dedi Suhendri membenarkan kejadian tersebut, dan saat ini kedua tersangka telah diamankan di Polsek Tebing Tinggi. ”Saat ini kami masih melakukan interogasi kepada kedua tersangka,” pungkas Kapolsek.(08)


    ShoutMix chat widget