LUBUKLINGGAU-Kesehatan Cr (25), warga Kecamatan Lubuklinggau Utara II diduga positif terjangkit HIV/AIDS, terus dipantau tim medis RS dr Sobirin. Kini, Cr mendapat perawatan intensif di sal kelas I Anggrek.
Kepala Keperawatan RS dr Sobirin, Saiful saat dihubungi wartawan koran ini mengatakan, pasien tersebut memang positif terjangkit HIV/AIDS dan merupakan rujukan dari RSUD Moch Husein Palembang, tepatnya di Voluntary Counselling and Testing (VCT) Melati Palembang. “Dia memang berasal dari rujukan RSUD Moch Husein Palembang. Di sana dilakukan konsultasi pengambilan sampel darah untuk mengetahui apakah benar Cr terjangkit HIV/AIDS atau tidak. Pasien ini memang sudah dua kali masuk RS Sobirin, kondisi pasien sekarang sudah terkulai lemas dan diperkirakan stadium 3,” papar Syaiful, Selasa (2/3).
Syaiful menjelaskan, tim medis telah mengupayakan dan menindaklanjuti pasien untuk mendapatkan obat yang sesuai untuk menyembuhkan penyakitnya. Dalam pengobatan itu tim medis sudah memberi obat diantaranya Antiretroviral (ARV), anti jamur, anti biotic, anti bakteri. “Obat ini berfungsi untuk menghambat atau mengurangi konsentrasi dan pengembangan virus dalam jaringan tubuh,” paparnya.
Selain itu pihak RSUD berharap dengan perawatan bisa memperpanjang umur pasien. Sebab hal itu tidak bisa diprediksi. Karena lima tahun kemudian baru terasa penyakit HIV/AIDS dialami penderita.
Perlu diketahui, faktor lain yang dapat menyebabkan penularan virus HIV/AIDS pada anak berumur dibawah lima tahun dan 40 tahun ke atas, mudah terinfeksi virus HIV/AIDS dan faktor genetic (Keturunan).
Dalam hal ini pasien penderita HIV/AIDS biasanya mengalami daya tahan atau kekebalan tubuh menurun dan antibiotic lemah sehingga mudah terinfeksi TB, Oral candidiosis (jamur), popular pruritic eruption (kulit), dan radang otak.(16)





0 komentar