MUSI RAWAS-Dua daftar pencarian orang (DPO) Polres Musi Rawas tewas ditembus timah panas petugas. Peristiwa tersebut terjadi tadi malam.
Dua DPO dimaksud inisial CN (25) dan SR (35) warga Desa Embacang Baru, Kecamatan Karang Jaya. Penangkapan kedua DPO di tempat persembunyiannya di salah satu pondok yang ada di perkebunan sawit Kecamatan Karang Jaya, tepatnya sekitar 4 KM dari Polsek Karang Jaya.
Kapolres Musi Rawas AKBP Herry Nixon’s melalui Kasat Reskrim AKP Maruly Pardede membenarkan pihaknya menagkap dua DPO. “Setelah berhasil ditangkap kedua pelaku diminta untuk memberitahuan tempat persembunyian rekannya. Mereka melawan bahkan sempat berget dengan salah seorang anggota,” ungkapnya.
Alhasil lanjut, Maruly anggota berhasil menembak tepat didada kedua DPO tadi. Untuk CN mengalami dua luka tempak didada. Sedangkan SR satu luka tempak ditempat yang sama.
Dia menambahkan, dua DPO tadi merupakan 20 TSK pelaku perampokan yang terjadi 16 November lalu. “Mereka dua dari 20 TSK yang kami buru. Sebab sejak kejadian perampokan disertai perkosaan itu kami membentuk tim untuk menangkap pelaku,” jelasnya.
Sebagaimana diketahui, kawanan perampok bersenjata api, Senin (16/11), beraksi di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) tepatnya di Desa Embacang Baru, Kecamatan Karang Jaya. Korbannya, Aini Sumantri (38), Junaidi (32), dan Ar (35), warga Desa Aringin, Kecamatan Karang Dapo.
Akibat peristiwa yang terjadi sekitar pukul 02.00 WIB itu, Ar mengalami shock karena diduga diperkosa sedangkan Aini Sumantri dan Junaidi harus menjalani perawatan tim medis karena mengalami luka-luka.
Selain melukai dan memperkosa korban, pelaku diperkirakan 20 orang tersebut berhasil membawa kabur uang Rp 12 juta, dua unit Hp, tabung gas elpiji 12 kg sebanyak 6 buah serta beras setengah karung milik korban.
Kronologisnya bermula ketika korban berangkat dari rumah mengendarai mobil Carry Pic up-belum diketahui nopolnya-menuju kearah Lubuklinggau. Saat itu korban bermaksud melihat anaknya yang sakit sambil membawa tabung gas 12 kg yang kosong.
Saat melintas di Jalinsum Desa Embacang Baru, Kecamatan Karang Jaya, sekitar 100 meter dari SMA Karang Jaya, ban mobil dikemudikan korban pecah akibat terkena ranjau.
Setelah kendaraan berhenti, pelaku diperkirakan 20 orang mendekati korban lalu menodongkan senpi dan sajam. Saat kejadian, Aini dan Junaidi sempat memberikan perlawanan, namun pelaku langsung menikam dan membacok keduanya hingga terkapar. Sadisnya, disaat kedua korban tidak berdaya, kawanan pelaku memperkosa Ar secara bergantian.
Usai melakukan perbuatan kejinya, pelaku membawa lari hasil rampokannya. Untungnya peristiwa itu diketahui warga sekitar dan langsung memberikan pertolongan membawa korban ke rumah sakit terdekat. Guna perawatan lebih lanjut, korban dirujuk ke RS dr Sobirin Musi Rawas. (02)


    ShoutMix chat widget